​🚨 Waspada! Modus Penipuan Berkedok Tilang Elektronik (ETLE) Kembali Marak

Screenshot_2025-12-07-08-27-00-020_com.instagram.android

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) [Polresta Kota Bogor] mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya penipuan yang menggunakan modus Tilang Elektronik (ETLE). Modus ini biasanya beredar melalui pesan singkat (SMS) yang mengatasnamakan Kepolisian.

​Polisi Tidak Pernah Kirim SMS Tilang dari Nomor Pribadi

​Dalam pesan yang diterima, pelaku penipuan seringkali menggunakan nomor telepon pribadi, meminta korban untuk melakukan pembayaran denda tilang, bahkan menyertakan tautan palsu yang berbahaya.

​Pihak Kepolisian menegaskan:

​Pemberitahuan Resmi: Polri TIDAK PERNAH mengirimkan pemberitahuan penindakan atau denda tilang ETLE melalui SMS dari nomor pribadi (seperti +62 822…).

​Prosedur Resmi ETLE: Surat Konfirmasi Resmi tilang ETLE akan dikirimkan melalui surat fisik ke alamat pemilik kendaraan yang terdaftar.

​Situs Web Resmi: Informasi dan pembayaran tilang yang resmi hanya melalui website etilang.polri.go.id atau tilang.kejaksaan.go.id.

​Tips Menghindari Penipuan ETLE:

​Abaikan SMS dari Nomor Pribadi: Jika Anda menerima SMS penindakan tilang dari nomor telepon biasa, segera abaikan dan jangan pernah mengklik tautan (link) yang tertera.

​Cek Informasi Resmi: Lakukan pengecekan tilang hanya melalui situs resmi ETLE Polri atau aplikasi resmi yang terverifikasi.

​Jangan Berikan Data Pribadi: Jangan pernah memberikan data pribadi, kode OTP, atau melakukan transfer dana berdasarkan permintaan dari SMS yang mencurigakan.

​Laporkan ke Pihak Berwajib: Jika Anda ragu atau merasa menjadi korban penipuan, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat atau melalui hotline resmi Satlantas.

​”Kami meminta masyarakat untuk lebih teliti dan tidak panik. Selalu pastikan setiap informasi terkait tilang adalah resmi dari Kepolisian,” ujar [Nama Jabatan, misalnya Kasat Lantas Polres Bogor Kota].

​Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming atau ancaman yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab