Misteri Hilangnya Mesin dan Kemasan Mirip Semen di Eks Pabrik Daiwong, Ketua LSM Penjara Bogor Curiga Ada Pihak Bermain

IMG-20260313-WA0192

Bogor – Hilangnya sejumlah mesin dan kemasan yang diduga menyerupai produk semen di area eks pabrik Daiwong di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, menimbulkan tanda tanya besar. Ketua LSM Penjara Kabupaten Bogor mengaku semakin curiga karena adanya sejumlah kejanggalan sebelum dilakukan inspeksi mendadak (sidak) oleh Komisi I DPRD Kabupaten Bogor.

Menurut keterangan yang dihimpun, sebelumnya pihak Satpol PP Kecamatan Ciawi sempat berencana melakukan pengecekan ke lokasi eks pabrik Daiwong. Namun, mereka disebut tidak diperbolehkan masuk ke area pabrik tersebut tanpa penjelasan yang jelas.

Kecurigaan semakin menguat setelah beredarnya sejumlah foto yang diterima oleh Ketua LSM Penjara Kabupaten Bogor. Foto tersebut diambil sehari sebelum sidak oleh Komisi I DPRD Kabupaten Bogor. Dalam foto itu terlihat masih terdapat berbagai mesin dan kemasan yang menyerupai kemasan semen di dalam area pabrik.

Namun saat sidak dilakukan oleh anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, kondisi di dalam ruangan pabrik terlihat berbeda dengan yang ada di foto sebelumnya. Sejumlah barang dan mesin yang sebelumnya terlihat jelas dalam foto tersebut sudah tidak berada di tempatnya.

Perbedaan kondisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa ada aktivitas pemindahan barang sebelum sidak dilakukan. Ketua LSM Penjara Kabupaten Bogor pun mempertanyakan siapa pihak yang bertanggung jawab atas hilangnya mesin dan kemasan tersebut.

“Kami menduga ada sesuatu yang disembunyikan. Karena dari foto sehari sebelumnya, barang-barang itu masih ada. Tapi saat sidak DPRD, kondisinya sudah berbeda,” ujarnya.

LSM Penjara Kabupaten Bogor meminta pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, untuk melakukan penyelidikan secara transparan agar publik mengetahui siapa pihak yang berada di balik hilangnya mesin dan barang-barang tersebut.

Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat, khususnya warga sekitar Kecamatan Ciawi, yang berharap ada kejelasan dan tindakan tegas dari pihak berwenang. (Tim)